LENSATIMOR.COM, KENDARI – Program revitalisasi Taman Kota (Tamkot) Kendari terhenti sementara karena Pemkot Kendari belum mengalokasikan anggaran untuk penyelesaian proyek tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, mengungkapkan bahwa revitalisasi Tamkot Kendari belum tuntas sepenuhnya karena masih ada beberapa bagian yang belum rampung, seperti toilet dan finishing jogging track.
“Tidak dianggarkan (tahun ini). Nanti tahun depan (2025),” ungkapnya. “Penyelesaiannya bertahap. Masih ada (belum tuntas) toilet dan finishing,” tambah Erlis.
Erlis berharap, tahun depan (2025) pemerintah dapat mengalokasikan anggaran untuk penyelesaian toilet dan finishing jogging track sehingga Tamkot Kendari bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sebelumnya, Sri Kusumayanti, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Kendari sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Revitalisasi Tamkot Kendari, mengatakan bahwa kelanjutan revitalisasi Tamkot masuk tahap pemeliharaan.
Ia mengakui bahwa revitalisasi yang dilakukan sejak 2021 tidak sesuai dengan perencanaan sehingga harus dilanjutkan pada tahun berjalan. “Tetap berlanjut (revitalisasi Tamkot),” ungkapnya.
Sri Kusumayanti enggan menyebutkan alokasi anggaran untuk tahap pemeliharaan ini. Ia hanya menjelaskan bahwa pihaknya akan memperbaiki beberapa komponen, seperti jalur tracking (olahraga), menyelesaikan beberapa pekerjaan perbaikan, termasuk membersihkan rerumputan yang tumbuh di sekitar Tamkot.
“Kami harap semua pihak bersabar menunggu masa pemeliharaan ini. Kami optimis Taman Kota bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” harap Sri Kusumayanti.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas PUPR Kota Kendari, program revitalisasi taman kota Kendari tahun ini adalah merampungkan pembangunan jogging track yang didesain dua lantai dan sarana penunjang taman seperti toilet (WC).
Penataan Tamkot sendiri dilaksanakan oleh Pemkot Kendari dalam rangka meningkatkan kualitas taman sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat baik yang ingin berolahraga maupun berwisata. Penataan Tamkot telah menelan anggaran sekira Rp 14 miliar yang bersumber dari APBD Kota Kendari.
Reporter: Wawan Putra
Editor: Cici Purnamasari











