BERITA LENSA – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bergerak cepat dalam menyusun strategi penguatan fiskal daerah.
Langkah ini ditandai dengan digelarnya Rapat Pembahasan Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD Perubahan Tahun Anggaran (TA) 2026 dan APBD TA 2027.

Rapat strategis yang merupakan bagian krusial dari tahapan penyusunan dokumen anggaran daerah ini berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Kendari, Jumat (17/7/2026).
Pertemuan ini sengaja digelar untuk memastikan target pendapatan daerah ke depan disusun secara terukur, realistis, dan tepat sasaran.
Pembahasan dalam rapat tersebut difokuskan pada perhitungan proyeksi berbagai sumber penerimaan daerah.
Sektor PAD menjadi sorotan utama karena perannya yang sangat vital dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk mencapai akurasi yang tinggi, Pemkot Kendari melakukan evaluasi menyeluruh terhadap potensi penerimaan yang masih bisa dioptimalkan pada APBD Perubahan 2026.
Di saat yang sama, proyeksi target pendapatan untuk APBD 2027 juga mulai dirancang.
“Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan perencanaan fiskal yang lebih akurat, yang benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan dan potensi riil yang dimiliki Kota Kendari.”

Ada hal menarik dalam teknis pelaksanaan rapat kali ini. Pemkot Kendari menerapkan standar yang ketat demi transparansi dan validitas data:
- Analisis Makro-Mikro (Bukan Sekadar Rekap): Seluruh perangkat daerah pengelola pendapatan diwajibkan menyiapkan data analisis perhitungan proyeksi target secara rinci dalam format Microsoft Excel. Data yang disetor harus berbasis analisis detail yang kuat, bukan sekadar angka rekapitulasi kasar.
- Kepala Dinas Dilarang Mewakili: Pemkot Kendari menegaskan pentingnya kehadiran langsung pimpinan perangkat daerah tanpa diwakilkan. Kehadiran para kepala dinas/badan ini dinilai krusial agar proses pengambilan keputusan berjalan efektif, serta memberikan ruang diskusi yang matang terkait potensi penerimaan di masing-masing sektor.
Hasil dari pertemuan maraton ini nantinya akan menjadi salah satu landasan utama dalam penyusunan rancangan APBD Perubahan TA 2026 dan rancangan APBD TA 2027.
Dengan dukungan data yang valid dan komprehensif, target PAD diharapkan dapat ditetapkan secara optimal untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Melalui sinergi erat antarseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemkot Kendari berkomitmen penuh untuk terus mendongkrak PAD lewat pengelolaan sumber-sumber penerimaan yang lebih efektif dan akuntabel.
Ujung dari upaya ini tidak lain adalah untuk mendukung pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan serta mewujudkan pelayanan publik yang semakin prima bagi seluruh masyarakat Kota Kendari.
Editor : Agus Setiawan











