Metro Kota

Pembangunan Pedestrian Eks MTQ Kendari Capai 35 Persen, Target Rampung Akhir Tahun 2024

17074
×

Pembangunan Pedestrian Eks MTQ Kendari Capai 35 Persen, Target Rampung Akhir Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
Suasana pengerjaan proyek pedestrian Kota Kendari di Kawasan Eks MTQ Kota Kendari.

LENSATIMOR.COM, KENDARI – Pembangunan pedestrian Eks MTQ di Kota Kendari terus berlanjut dengan progres yang cukup baik.  Sampai dengan per 13 November 2024, progres pembangunan pedestrian tersebut sudah mencapai 35 persen.

“Saat ini masuk tahap pemasangan granit dan penanaman pohon Asam Filipina dan Tabebuya (Sakura Indonesia),” ungkap Kasi Perencanaan dan Leager Jalan Bidang Bina Marga Dinas PUPR dan Penataan Ruang Kota Kendari, Almuna, Rabu (13/11/2024).

Almuna menjelaskan, kendala yang dihadapi dalam pembangunan adalah pengadaan granit yang berasal dari Jakarta dan Surabaya.

“Granit terbaik, yang permukaannya agak kasar dan cocok untuk para masyarakat maupun para disabilitas,” jelasnya.

Target pembangunan sampai 31 Desember sesuai kontrak.  “Paling dua minggu sebelum 31 Desember telah rampung. Karena pengerjaan granit itu sampai 41 persen.  Sisanya pohon, pot bunga, kursi dan lampu jalan,” tambah Almuna.

“Nanti sisa pemasangan kursi, tinggal di baut. Pengadaannya dari luar semua,” tambahnya.

Almuna berharap masyarakat mendukung program ini. “Kami juga meminta masyarakat untuk memaklumi rekayasa lalu lintas saat ini yang dibuat One way (satu arah) dalam rangka mendukung kelancaran lalu lintas,” ujarnya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Muhammad Yusup mengatakan, pembangunan pedestrian sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki serta memperindah tampilan Kota Kendari.

“Pembangunan pedestrian ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang menggunakan fasilitas ini. Selain itu, kita juga ingin meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan agar lebih tertata rapi,” kata Muhammad Yusup.

Lanjut dia, pembangunan pedistrian sudah dimulai sejak 2 September 2024 dan pihaknya menargetkan penyelesaiannya pada Desember 2024.

“Kita sudah mulai lakukan untuk rencana pembangunan pedestrian yang tentunya ini sudah sesuai dengan rencana yang dilakukan pemerintah kota dalam menata wajah kota kendari,” ungkap Yusup.

“Tentunya kita harus benahi beberapa yang harus dibenahi, seperti pohon-pohon yang ada kita harus benahi kita potong, dan kita ganti. Dan kita akan melihat kendala-kendala yang ada dilapangan,” sambungnya.

Dalam membangun pedistrian ini, Yusup menekankan pentingnya koordinasi antara semua instansi terkait untuk memastikan pembangunan pedistrian berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

 “Kami meminta dukungan dari seluruh pihak agar pembenahan ini dapat selesai tepat waktu dan tanpa kendala berarti. Dengan demikian, masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” tambah Yusup.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini mengungkapkan, pembangunan pedistrian Eks MTQ mencakup perbaikan trotoar, penataan saluran air, serta pemasangan fasilitas pendukung seperti lampu penerangan jalan dan tempat duduk.

 Disisi lain, pihaknya juga akan melaksanakan penataan ulang utilitas bawah tanah oleh PDAM, Telkom, dan PLN untuk mencegah gangguan selama proses pengerjaan.

“Pembangunan pedistrian ini diharapkan kawasan Jalan Abunawas atau sekitar eks MTQ akan menjadi lebih tertata dan nyaman, baik bagi pejalan kaki maupun pengguna jalan lainnya,” ungkap Muhammad Yusup.

“Proyek ini diharapkan selesai dalam beberapa bulan ke depan, sehingga dapat segera dinikmati oleh seluruh masyarakat Kendari,” pungkasnya.

Sekedar informasi, pembangunan pedistrian ini telah dialokasikan dalam APBD Kota Kendari Tahun 2024 senilai Rp 20 miliar. Pembangunan pedistrian ditargetkan rampung akhir tahun ini (2024).

Editor : Cici Purnamasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *