KENDARI – Badan Amil Zakat Sulawesi Tenggara (Baznas Sultra) terus menyusun strategi untuk meningkatkan kesadaran berzakat sekaligus memaksimalkan tata kelola pengumpulan zakat.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan mengoptimalkan peran penghulu dan penyuluh agama sebagai ujung tombak di tengah masyarakat.
Penghulu dan penyuluh agama dinilai memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung secara harian dengan warga.
Melalui kedekatan inilah, mereka diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, sekaligus mengaktifkan kembali Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang sempat vakum.
Saat ini, performa pengumpulan zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di tingkat kabupaten/kota Sultra masih cukup timpang.
Berdasarkan data terbaru, terdapat lima daerah yang mencatatkan performa gemilang dengan nilai pengumpulan di atas Rp1 miliar, Baznas Kota Kendari, Baznas Kabupaten Kolaka Utara, Baznas Kabupaten Kolaka, Baznas Kota Baubau, Baznas Kabupaten Wakatobi.
Sebaliknya, tantangan besar masih dihadapi oleh empat wilayah yang tercatat belum memiliki aktivitas pengumpulan zakat sama sekali.
Keempat daerah tersebut adalah Kabupaten Muna, Konawe Utara, Buton Utara, dan Konawe Kepulauan.
Untuk mendongkrak pendapatan zakat di wilayah-wilayah tersebut, pelibatan penghulu dan penyuluh menjadi salah satu solusi utama.
Namun, poin paling krusial yang mendasari gerakan ini adalah bagaimana membangun fondasi kesadaran berzakat dari dalam diri masyarakat itu sendiri.
“Khusus untuk Kota Kendari, sisi pengumpulan dinilai sudah sangat kuat. Fokus saat ini adalah memperluas jangkauan manfaat agar dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat luas,” ungkap H. Punardin, Ketua Baznas Sultra, Kamis (18/06/2026).
Ia menambahkan, memastikan seluruh dana zakat yang terhimpun dikelola dengan amanah dan bebas dari penyalahgunaan, diterapkan sistem mitigasi risiko melalui tiga lapis pengawasan ketat Pengawasan Internal, Audit kepatuhan syariah, audit akuntan Publik.
Penulis : Vebrian
Editor : Agus Setiawan











