KENDARI – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) terus berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi ke seluruh pelosok negeri.
Dalam rangkaian kegiatan sosialisasi yang digelar di Universitas Halu Oleo Kota Kendari, Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, mengungkapkan kebanggaannya atas tingginya antusiasme serta capaian sebaran penerima beasiswa di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berdasarkan data terbaru pihak LPDP, jumlah warga Sulawesi Tenggara yang berhasil memenangkan beasiswa bergengsi ini telah melampaui angka 500 orang.
Menariknya, Dwi Larso menggarisbawahi bahwa perolehan kouta penerima tersebut tidak hanya menumpuk di pusat ibu kota provinsi saja, melainkan tersebar secara adil di berbagai wilayah kabupaten dan kota.
“Data dari Sulawesi Tenggara menunjukkan ada di atas 500 orang yang sudah mendapatkan beasiswa LPDP. Ini sangat membanggakan. Dan yang lebih membanggakan bagi saya adalah ternyata distribusinya merata di sini. Tidak terpusat di satu kota atau kabupaten saja, melainkan merata di semua kabupaten,” ujar Dwi Larso, Kamis (16/07/2026).
Ia merincikan bahwa Kota Kendari menyumbang porsi terbesar dengan jumlah penerima berada di kisaran 500 orang, sementara kabupaten/kota lainnya di Sultra secara konsisten menyumbang masing-masing sekitar 40 hingga 50 penerima beasiswa.
Kehadiran jajaran direksi LPDP di Sulawesi Tenggara memang sengaja difokuskan untuk menjangkau wilayah-wilayah yang lebih luas.
Selain Kendari, tim LPDP juga menyambangi dua kota lainnya, yakni Bau-Bau dan Wakatobi. Langkah jemput bola ini dinilai krusial mengingat masih banyak masyarakat daerah yang belum memahami secara mendalam mengenai program dan proses seleksi beasiswa LPDP.
Melalui pendekatan langsung, Dwi Larso berharap para calon pendaftar bisa merasa lebih nyaman dan mendapatkan kejelasan informasi. Pihaknya bahkan membuka ruang komunikasi terbuka bagi para peserta yang ingin berkonsultasi secara personal.
Dwi Larso menjelaskan bahwa jumlah penerima beasiswa tahunan sangat bergantung pada kapasitas alokasi anggaran yang tersedia.
Tren kuota LPDP sendiri bergerak fluktuatif namun cenderung ekspansif; LPDP pernah memberikan hingga 10.000 beasiswa dalam setahun, dan pada tahun lalu menyalurkan sekitar 4.000 beasiswa.
Untuk tahun ini, LPDP menargetkan jumlah penerima yang lebih besar berkat adanya dana investasi dari alumni angkatan 2-3 tahun lalu yang telah menyelesaikan masa studinya.
Dana yang kembali tersebut akan dialokasikan kembali untuk mendanai pemenang beasiswa baru pada periode mendatang tahun 2027
Meskipun Sulawesi Tenggara secara agregat tidak dikategorikan sebagai daerah afirmasi, LPDP tetap melihat adanya urgensi pemberian dukungan khusus bagi sektor-sektor industri.
LPDP berencana merumuskan bentuk beasiswa afirmasi spesifik yang diselaraskan dengan potensi hilirisasi komoditas daerah.
“Meskipun Sulawesi Tenggara maju dan tidak masuk daerah afirmasi umum, kami melihat ada area-area tertentu yang memerlukan dukungan (beasiswa khusus) untuk menyokong kebutuhan industri, terutama hilirisasi tambang, pertanian, perikanan, serta sektor pariwisata. Kami ingin memberikan afirmasi spesifik yang sesuai dengan kebutuhan Sulawesi Tenggara ke depan,” pungkasnya .
Penulis : Vebrian
Editor : Agus Setiawan











