LENSATIMOR.COM – KENDARI, Proyek SI-INDAH (Sinergitas Pengendalian Inflasi Daerah) merupakan inisiatif strategis yang digagas oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, untuk mengendalikan inflasi di Kota Kendari, khususnya dalam sektor pangan, yang masuk dalam isu strategis Nasional.
Tujuan utama SI-INDAH adalah mensinergikan pengendalian inflasi daerah dengan mendirikan kios pangan di tiga pasar utama Kota Kendari untuk mengawasi dan menstabilkan harga pangan.
“Diharapkan kedepan bisa memperluas implementasi kios pangan di 20 kelurahan di Kota Kendari guna memperluas jangkauan stabilisasi harga pangan. Kami berusaha untuk mewujudkan kios pangan di seluruh kelurahan di Kota Kendari, memastikan akses pangan terjangkau di setiap lapisan masyarakat,” ujar Abdul Rauf.
Program SI-INDAH atau Kios pangan ini mendukung pemerintah daerah dalam mencapai target pembangunan terkait kesejahteraan dan ketahanan pangan.
“Selanjutnya bisa memberikan akses bagi masyarakat terhadap pangan yang terjangkau dan stabil sehingga meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Proyek ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah secara efektif, khususnya di sektor pangan, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam distribusi pangan.

“Kami harap proyek ini juga bisa membantu masyarakat mendapatkan akses yang lebih mudah dan merata terhadap bahan pangan dengan harga yang stabil dan terjangkau,” tambah Abdul Rauf.
Program SI-INDAH diharapkan dapat:
• Tercipta stabilitas harga pangan yang lebih terkendali melalui sistem distribusi yang lebih efisien serta pasokan yang terjamin di seluruh wilayah Kota Kendari.
• Koordinasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pelaku pasar, dan masyarakat juga akan terwujud melalui sinergi yang efektif, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.
• Membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pengendalian harga dan ketahanan pangan semakin meningkat melalui program sosialisasi dan partisipasi aktif.
• Penguatan infrastruktur distribusi dan monitoring juga diharapkan, sehingga distribusi pangan berjalan lancar dan kelangkaan pangan dapat dicegah lebih dini.
Editor : Cici Purnamasari











