Metro Kota

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemprov Sultra Sosialisasikan Perlindungan untuk Pekerja Konstruksi

1959
×

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemprov Sultra Sosialisasikan Perlindungan untuk Pekerja Konstruksi

Sebarkan artikel ini
Suasana sosialisasi program Jamsostek terhadap Sektor Konstruksi di Sultra.

LENSATIMOR.COM, KENDARI –  Badan  Penyelenggara Jaminan  Sosial  (BPJS)  Ketenagakerjaan atau  BPJAMSOSTEK  Cabang Kendari  melakukan  sosialisasi program  perlindungan  untuk  sektor jasa  konstruksi  di  Hotel Swissbell  Kendari,  Rabu  (23/10/2024).

BPJS  Ketenagakerjaan  Kendari menggandeng  Pemerintah  Provinsi Sulawesi  Tenggara  dalam melaksanakan  sosialisasi  dalam hal  ini  dihadiri  oleh  Kepala Dinas  Perumahan  Rakyat,  Kawasan Permukiman  dan  Pertanahan Prov.  Sultra  Ir.  H.  Muhamad Nurjaya,  ST.  MT.

Kegiatan  ini  bertujuan  untuk melakukan  sosialisasi  manfaat program  kepada  sekitar  68  orang perwakilan  dari  perusahaan pelaksana  jasa  konstruksi.

Dalam  sambutannya  Ir.  H. Muhamad  Nurjaya  mengatakan jaminan  sosial  adalah  salah  satu bentuk  perlindungan  sosial  untuk menjamin  seluruh  rakyat  agar dapat  memenuhi  kebutuhan  dasar hidup  yang  layak  dan  meningkatkan martabatnya  untuk  terwujudnya masyarakat  yang  sejahtera  dan makmur.

“Para  pekerja  harian  lepas, borongan  dan  perjanjian  kerja waktu  tertentu  pada  sektor usaha  jasa  konstruksi  perlu mendapat  perlindungan  pada program  BPJS  Ketenagakerjaan.”

Kepala  BPJS  Ketenagakerjaan Kendari  Muhamad  Abdurrohman Sholih  mengatakan,  negara  hadir untuk  memberikan  perlindungan jaminan  sosial  ketenagakerjaan kepada  seluruh  pekerja  di  sektor apapun  termasuk  salah  satunya sektor  jasa  konstruksi.

Setiap  pekerjaan  mempunya resiko  masing-masing,  walaupun pekerjaan  yang  dilakukan  tidak besar  tetapi  pekerja  yang melakukan  aktivitas  pekerjaan tersebut  tetap  mempunya  resiko yang  sama.  Maka  dari  itu pentingnya  BPJS  Ketenagakerjaan untuk  memastikan  perlindungan dasar  para  pekerja  terpenuhi.

“Resiko  sangat  mungkin  terjadi kepada  siapapun,  dimanapun  dan kapanpun,  tidak  ada  dari  kita yang  bisa  memprediksi  kapan resiko  itu  terjadi,  maka  dari  itu jangan  ragu-ragu  untuk mendaftar  menjadi  peserta  BPJS Ketenagakerjaan,”  sambungnya.

Manfaat  yang  diterima  sangat banyak  jika  sudah  menjadi  peserta BPJS  Ketenagakerjaan,  khusus untuk  program  Jasa  Konstruksi setiap  pekerja  yang  terlibat wajib  terlindungi  untuk  dua program  yaitu  Jaminan Kematian  (JKM)  dan  Jaminan Kecelakaan  Kerja  (JKK).

Manfaat  JKM  mulai  dari santunan  kematian,  biaya pemakanan  dan  santunan  berkala 24  bulan  dengan  total  manfaat sebesar  Rp42  juta.

Untuk  manfaat  JKK  mulai  dari perawatan  tanpa  batas  biaya sesuai  indikasi  medis, homecare  service,  santunan meninggal  48  kali  upah, santunan  cacat  total  tetap  56 kali  upah,  manfaat  beasiswa untuk  2  orang  anak  sebesar Rp174  juta  serta  santunan sementara  tidak  mampu  bekerja sebanyak  100  persen  di  12 bulan  pertama.

“Maka  dari  itu  kami  mengajak setiap  masyarakat  atau  pekerja baik  di  sektor  formal, informal maupun  jasa  konstruksi wajib  memiliki  perlindungan jaminan  sosial  ketenagakerjaan agar  bisa  kerja  keras  bebas cemas,”  tutupnya.

Reporter : Sri Ariani

Editor : Cici Purnamasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *