LENSATIMOR.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses menggelar puncak gelaran Forum Ekonomi Sultra (FORKESTRA) 2026 di Hotel Claro Kendari, Senin (5/10/2026).
Forum strategis ini menjadi wadah kolaborasi untuk menghimpun ide inovatif generasi muda dalam menjawab tantangan ekonomi daerah.
Mengusung tema “Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sulawesi Tenggara yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”, acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, serta ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Halu Oleo (UHO) dan UIN Kendari.
Kepala BI Sultra, Edwin Permadi, menjelaskan bahwa FORKESTRA dirancang sebagai ruang diseminasi riset, diskusi isu strategis, sekaligus sarana merumuskan rekomendasi kebijakan bersama para pemangku kepentingan.
“FORKESTRA diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional yang berkualitas. Kami ingin forum ini bukan sekadar diskusi formal, melainkan wadah nyata menjaring ide dan inovasi mahasiswa serta masyarakat demi menekan inflasi dan memacu ekonomi Sultra,” ujar Edwin.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat khususnya generasi muda pada penyelenggaraan tahun ini mengalami lonjakan signifikan.
FORKESTRA 2026 mencatat 964 pendaftar dengan total 405 karya opini yang masuk. Angka ini melonjak 33,2 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencatat 304 opini.
“Peningkatan ini menjadi bukti konkret bahwa kepedulian dan partisipasi aktif anak muda Sultra dalam memberi perspektif kritis terhadap persoalan ekonomi daerah kian menguat,” ungkapnya.
Dalam kompetisi tahun ini, pembahasan difokuskan pada lima subtema utama diantaranya, Hilirisasi dan ketahanan pangan, Konektivitas wilayah
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). BI Sultra menaruh harapan besar agar gagasan yang lahir tidak berhenti pada tahap kompetisi semata. Seluruh pemikiran yang terhimpun diharapkan mampu menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Provinsi dan Pemkab/Pemkot se-Sultra dalam menyusun program pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Selain itu, gagasan tersebut juga diharapkan membuka ruang kolaborasi riset dan inovasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi Sultra yang inklusif dan berkelanjutan.” Tegasnya.
Rangkaian FORKESTRA 2026 sendiri telah berjalan maraton sejak Juni. Setelah melalui tahapan submit, penjurian, pengumuman finalis pada 18 September, dan presentasi pada 24 September, puncak acara diisi dengan Seminar Nasional.
Seminar tersebut menghadirkan tokoh Gen Z sekaligus content creator, Xaviera Putri, serta Ekonom Nasional, Irman Faiz, sebelum ditutup dengan pengumuman pemenang lomba opini FORKESTRA 2026. (Sri Ariani)











