LENSATIMOR.COM, KENDARI – SMAN 1 Kendari kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, sekolah tersebut sukses memborong dua gelar juara dalam Lomba Debat GENBI GEMA yang diselenggarakan Generasi Baru Indonesia (GENBI) STIE 66 Kendari.
Dalam ajang bertajuk “Argue First Learn Deeper: Membangun Generasi Cerdas Finansial Melalui Debat Kritis dan Literasi Keuangan di Era Digital” yang digelar pada 16 September 2026, SMAN 1 Kendari menurunkan dua tim terbaiknya.
Hasilnya, kedua tim tersebut berhasil menunjukkan kemampuan debat yang mumpuni dengan meraih juara pertama dan juara ketiga. Prestasi ini sekaligus menambah deretan capaian SMAN 1 Kendari di berbagai ajang kompetisi.
Tim yang meraih juara pertama diperkuat Muh. Ridho Ramadhan dan Ivanka Dafiyah Saudah Harahap dari kelas XII.A1, serta Zhafirah Kanzavelina Adidjaya dari kelas XII.E1.
Sementara itu, posisi juara ketiga diraih tim yang beranggotakan Danisha Sofia Khairany dari kelas XI.A1, Zhafira Zhesuantry Zaini dari kelas XI.F1, dan Godiva Queen Al-Balqiz dari kelas XI.A1. Mereka dibawah bimbingan guru Bahasa Indonesia, Wa Ode Usniati, S.Pd.
Kepada media, Kepala SMAN 1 Kendari, Nur Aida, S.Pd, M.Pd mengaku bangga atas capaian yang kembali dipersembahkan para siswanya. Menurutnya, prestasi tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama para guru pendamping yang terus memberikan pembinaan kepada siswa.
“Alhamdulillah, SMA Negeri 1 Kendari ini hanya dalam kurun waktu lebih kurang 10 hari saya di sini, berderet-deret prestasi itu luar biasa. Mulai dari juara debat, juara dua tingkat nasional musikalisasi puisi, juara dua tingkat nasional MKBB, juara dua tingkat nasional debat bahasa Inggris, dan ada juga lomba karate atau silat juara satu atau emas,” ujar Nur Aida, Kamis (1/10/2026).
Ia menegaskan, berbagai kegiatan dan kompetisi yang diikuti siswa menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengembangkan bakat dan minat peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang inspiratif.
“Intinya adalah mengasah bakat dan minat anak-anak itu untuk menjadi anak-anak yang bisa menjadi generasi inspiratif,” katanya.
Nur Aida menambahkan, pengembangan prestasi di SMAN 1 Kendari tidak hanya diarahkan pada bidang nonakademik, tetapi juga terus diperkuat melalui pembinaan akademik, khususnya untuk menghadapi berbagai olimpiade tingkat nasional.
“Kebetulan memang kita tadi punya bantuan dari pemerintah pusat, yaitu BOS Prestasi. Ada Rp100 juta untuk sekolah ini yang akan kami bagi, karena untuk pembinaan di bidang olimpiade dan ada juga untuk nonolimpiade,” jelasnya.
Menurutnya, pemanfaatan BOS Prestasi tersebut akan dibahas lebih lanjut untuk memperkuat program pembinaan siswa. Langkah itu menjadi bagian dari komitmen sekolah mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi di tingkat nasional.
“Insyaallah kami akan lakukan dalam mungkin dua-tiga hari ini yang akan kami bahas. Kita masuk di top 100 sekolah berprestasi nasional dan itu terbaca langsung di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tingkat nasional. Itu yang akan kami lakukan untuk tetap mengasah bakat anak,” pungkas mantan Kepsek SMAN 2 Kendari. (red/id)











