Nasional

Pemkot Kendari Ambil Bagian di Forum Pangan Nasional Medan

55
×

Pemkot Kendari Ambil Bagian di Forum Pangan Nasional Medan

Sebarkan artikel ini
Pemkot Kendari turut ambil bagian dalam gelaran Forum Pangan Nasional 2026 yang diselenggarakan di Kota Medan, Sumatera Utara.

BERITA LENSA – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari turut ambil bagian dalam gelaran Forum Pangan Nasional 2026 yang diselenggarakan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Acara tahunan bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, pada Senin (29/6/2026).

Dalam memperkuat sinergi ketahanan pangan ini, Pemkot Kendari diwakili langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf.

Saat membuka forum tersebut, Wamendagri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa isu pangan kini menjadi perhatian utama pemerintah pusat.

Ia mengingatkan seluruh kepala daerah dan jajaran dinas terkait untuk tidak main-main dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan di wilayah masing-masing.

“Urusan pangan adalah urusan hidup matinya sebuah bangsa. Di tengah ketidakpastian iklim global saat ini, daerah tidak boleh lengah. Saya meminta seluruh pemerintah daerah untuk terus berinovasi, memperkuat koordinasi, dan jeli memetakan potensi pangan lokal agar kita tidak ketergantungan pada pasokan luar,” tegas Bima Arya dalam sambutannya, Senin (29/6/2026).

Merespons arahan tersebut, Kadis Ketapang Kota Kendari, Abdul Rauf, menyampaikan bahwa kehadiran Pemkot Kendari dalam forum ini merupakan bentuk komitmen kuat dalam menjabarkan instruksi pusat guna menjaga kedaulatan pangan di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Sesuai arahan Wali Kota dan penekanan dari Bapak Wamendagri tadi, kami hadir untuk menyerap strategi terbaik. Isu pangan ini sangat krusial, karena erat kaitannya dengan pengendalian inflasi daerah serta program penanganan stunting di Kota Kendari,” ujar Abdul Rauf saat dikonfirmasi usai pembukaan acara.

Abdul Rauf menambahkan, Pemkot Kendari saat ini tengah gencar menjalankan berbagai program taktis untuk menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pangan di masyarakat.

Melalui forum ini, pihaknya mendapatkan banyak referensi konkret mengenai penguatan cadangan pangan pemerintah daerah.

“Kami juga berdiskusi mengenai digitalisasi sistem logistik pangan agar distribusi dari daerah penghasil ke pasar-pasar di Kendari bisa lebih cepat dan memangkas rantai pasok yang panjang. Target kita adalah kemandirian pangan yang berkelanjutan di kota kita,” jelasnya.

Forum Pangan Nasional 2026 ini dihadiri oleh para kepala daerah, kepala dinas yang membidangi pangan dari seluruh Indonesia, serta para pakar dan pelaku industri pertanian guna merumuskan rekomendasi kebijakan pangan nasional ke depan.

Laporan : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *