KENDARI – Persoalan penumpukan sampah sempat terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari pun bergerak cepat dengan menurunkan armada untuk mengangkut sampah yang menumpuk.
Kabid Persampahan DLHK Kota Kendari, Irawan, mengatakan pihaknya telah melakukan pengangkutan sampah selama sepekan terakhir untuk mengatasi kondisi tersebut.
“Sudah seminggu saya mengangkut sampah di Kecamatan Kadia. Tadi pagi saya tangani delapan rit di poros, kemudian sore masih ditangani lagi dua rit,” kata Irawan.
Menurutnya, penumpukan sampah di Kecamatan Kadia terjadi setelah vendor pihak ketiga yang selama ini bertugas mengangkut sampah di wilayah tersebut, SP Barakati, mengundurkan diri dari pekerjaan pengangkutan sampah.
Mundurnya vendor tersebut membuat DLHK harus mencari perusahaan lain untuk mengambil alih pengangkutan sampah di Kecamatan Kadia.
“Kami dari pihak DLHK langsung antisipasi. Memang belum maksimal, tetapi paling tidak sampah di jalan-jalan poros bisa kami amankan,” ujarnya.
Irawan menjelaskan, Kecamatan Kadia sebelumnya menjadi salah satu wilayah yang menerapkan proyek percontohan pengangkutan sampah secara mandiri dari rumah ke rumah.
Sistem tersebut dinilai dapat membantu proses pengangkutan, terutama karena kendaraan yang digunakan berukuran lebih kecil sehingga mampu menjangkau jalan-jalan sempit dan lorong permukiman.
“Kalau armada di kecamatan tidak mampu, kita kan punya truk. Mereka juga pakai mobil open pickup yang bisa masuk lorong-lorong,” jelasnya.
Namun, keterbatasan armada menjadi kendala untuk menjangkau seluruh titik permukiman. DLHK saat ini memprioritaskan pengangkutan sampah yang berada di jalan-jalan poros.
Untuk sampah yang berada di dalam lorong, kata Irawan, armada berukuran besar tidak dapat menjangkaunya.
Meski demikian, Irawan memastikan sampah yang sempat menumpuk di sejumlah jalan poros Kecamatan Kadia telah ditangani.
“Untuk penumpukan sampah di jalan poros, saya rasa tidak ada. Sudah kita tangani,” tegasnya.
DLHK Kota Kendari terus melakukan penanganan sementara sembari mencari solusi agar pelayanan pengangkutan sampah di Kecamatan Kadia kembali berjalan secara optimal.
Penulis : Vebrian
Editor : Agus Setiawan











