Olahraga

Saat Balai Kota Kendari Jadi Stadion Dadakan: Wawali Sudirman Lesehan, Spanyol Tekuk Prancis 2-0

981
×

Saat Balai Kota Kendari Jadi Stadion Dadakan: Wawali Sudirman Lesehan, Spanyol Tekuk Prancis 2-0

Sebarkan artikel ini
Mulai 15 hingga 20 Juli 2026, pelataran Kantor Balai Kota Kendari disulap menjadi "stadion dadakan" lewat gelaran Nonton Bareng (Nobar) bertajuk “Bola Gembira”.

BERITA LENSA – Ada cara unik yang dilakukan Pemerintah Kota Kendari untuk membuat warganya bahagia sekaligus kenyang.

Mulai 15 hingga 20 Juli 2026, pelataran Kantor Balai Kota Kendari disulap menjadi “stadion dadakan” lewat gelaran Nonton Bareng (Nobar) bertajuk “Bola Gembira”.

Bukan sekadar teriak dukung tim kesayangan, warga yang datang juga bisa pulang membawa belanjaan murah.

Pasalnya, acara nobar ini dikawinkan dengan festival Pangan Murah UMKM. Konsep two-in-one ini sukses memicu antusiasme warga dari berbagai kalangan untuk nongkrong sehat di pusat pemerintahan.

Dini hari tadi, Rabu (15/7/2026), tensi pelataran Balai Kota memanas saat laga raksasa Eropa, Spanyol melawan Prancis, ditayangkan di layar raksasa.

Sorak-sorai penonton pecah berkali-kali seiring jual-beli serangan yang dihadirkan kedua tim.

Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Spanyol. Warga yang menjagokan Tim Matador pun bersorak kegirangan, sementara pendukung Les Bleus terpaksa pulang sambil menenteng kantong belanjaan UMKM demi mengobati kekecewaan.

Di tengah kerumunan warga, tampak Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, ikut lesehan dan tegang menyaksikan jalannya pertandingan. Menurutnya, acara ini bukan sekadar ajang hura-hura, melainkan eksekusi langsung dari instruksi pusat.

“Ini juga bagian dari surat edaran Mendagri kepada seluruh daerah untuk wajib melaksanakan kegiatan ini guna mendukung UMKM kita dan juga mengapresiasi peminat-peminat sepak bola di Kota Kendari khususnya,” ujar Sudirman di sela-sela ketegangan menanti babak pertama dimulai.

Strategi Pemkot Kendari menggabungkan sepak bola dan urusan dapur ternyata sangat ampuh. Saat mata penonton tertuju pada pergerakan bola di layar, para ibu rumah tangga justru asyik berburu kebutuhan pokok di stan Pangan Murah yang berdiri tepat di sekitar area nobar.

Berikut adalah tiga keuntungan yang didapatkan warga Kendari dalam satu malam: Hiburan Gratis:Menonton laga kelas dunia dengan atmosfer ramai ala stadion, dan Belanja Hemat: Akses ke bahan pangan dan produk UMKM lokal dengan harga ramah kantong.

Selanjutnya, Hujan Hadiah: Panitia membagikan berbagai doorprize menarik di sela-sela acara yang membuat suasana malam semakin hidup.

Melalui event nyentrik ini, Pemkot Kendari berharap ruang publik seperti Balai Kota tidak lagi terkesan kaku, melainkan bisa menjadi tempat silaturahmi yang hidup.

Nobar “Bola Gembira” menjadi bukti nyata bagaimana sepak bola, ekonomi kerakyatan, dan kebahagiaan warga bisa berputar dalam satu ekosistem yang sama demi mewujudkan Kendari Semakin Maju.

Editor : Agus Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *