Politik

Rahmawati Badala: Pilkada Sultra Bukan Pemilihan Kepala Suku, ASR-Hugua Figur Tepat Pimpin Sultra

15624
×

Rahmawati Badala: Pilkada Sultra Bukan Pemilihan Kepala Suku, ASR-Hugua Figur Tepat Pimpin Sultra

Sebarkan artikel ini
Calon Wakil Gubernur Sultra, Hugua saat menyambangi masyarakat Kabupaten Muna.

LENSATIMOR.COM, MUNA – Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rahmawati Badala, menegaskan bahwa Pilkada serentak 27 November 2024 adalah ajang memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur, bukan ajang pemilihan kepala suku.

Hal itu diungkapkannya saat tampil menjadi juru kampanye (jurkam) pada kampanye terbatas Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka-Hugua, di Desa Wakumoro Kecamatan Parigi Kabupaten Muna, Jumat 15 November 2024.

“Masyarakat Sultra sudah cerdas dan bisa membedakan antara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dengan pemilihan kepala suku. Sehingga sangatlah tepat mendukung dan memilih ASR-Hugua,” ujar Rahmawati.

Menurutnya, ASR-Hugua adalah dua figur yang tepat memimpin Sultra.  Keduanya sudah teruji saat menjadi pemimpin, baik itu Pak ASR maupun Pak Hugua.

“Ingat, kita bukan memilih kepala suku tapi memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra,” tegasnya.

Rahmawati Badala menjelaskan bahwa Paslon ASR-Hugua memiliki visi dan misi yang jelas serta program kerja yang sinkron dengan kebutuhan masyarakat Sultra.

“Jadi program kerjanya itu bukan janji tapi memang kebutuhan masyarakat Sultra khususnya di Muna. Visi misi adalah program kerja yang harus dipertanggung jawabkan seorang pemimpin kepada rakyatnya,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat Muna untuk tidak melihat kesukuan dalam memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, tetapi melihat calon pemimpin yang bisa mensejahterakan rakyatnya.

“ASR-Hugua ini juga sudah mewakili keterwakilan Sultra daratan dan kepulauan. Keduanya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Sultra,” tegasnya.

Di akhir orasi politiknya, Rahmawati Badala menjelaskan bahwa beberapa periode sebelumnya, Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra berlatar belakang politisi.  Sehingga sudah saatnya Sultra merasakan figur pemimpin non politisi.

“Sudah-sudahlah kita dipimpin seorang politisi. Saat ini kita butuh pemimpin dari TNI yang bisa mengamankan Sultra. Karena jika daerah kita tidak aman maka semua harapan kita tidak akan tercapai. Begitu pula pak Hugua yang telah teruji saat menjadi Bupati Wakatobi dua periode hingga menjadi Anggota DPRD RI,” ujar Rahmawati Badala.

Editor : Cici Purnamasari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *