KENDARI, LENSATIMOR.COM- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara genjot sinergi penguatan pembangunan ekonomi daerah di awal tahun 2026.
Melalui High Level Meeting (HLM) bersama Pemerintah Kabupaten Konawe, OJK mematangkan kesiapan pelaksanaan Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) yang terintegrasi dengan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Langkah strategis ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan wujud nyata dukungan terhadap visi nasional “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dan implementasi Asta Cita Presiden RI untuk membangun dari desa demi pemerataan ekonomi.
Program ambisius ini akan dipusatkan di Desa Sorue Jaya, Kabupaten Konawe.
Kawasan ini diproyeksikan menjadi model pembangunan desa pesisir berkelanjutan yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, menekankan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk mengubah wajah ekonomi masyarakat nelayan.
“Sinergi Program EKI dan KNMP dirancang sebagai pendekatan terintegrasi untuk mempercepat pembangunan kawasan nelayan dan desa pesisir secara berkelanjutan,” ujar Bismi Maulana Nugraha.
Melalui program ini, OJK bersama pemangku kepentingan fokus pada empat poin krusial untuk masyarakat Desa Sorue Jaya, program tersebut diantaranya, Peningkatan Literasi & Inklusi, Memastikan nelayan memahami dan memiliki akses ke sektor keuangan.
“Selain itu, dapat mengembangkan potensi usaha produktif dan ekonomi rumah tangga nelayan.” Lanjutnya.
Bismi melanjutkan, program ini juga menyasar agar akses pembiayaan lebih luas, dan dapat membuka pintu perbankan, pembiayaan mikro, layanan digital, hingga asuransi bagi masyarakat pesisir.
“Kemudian bisa memberikan rasa aman dalam berinteraksi dengan sektor jasa keuangan.” Bebernya.
Bismi menambahkan bahwa OJK berperan aktif mengoordinasikan perbankan dan industri keuangan non-bank agar produk yang ditawarkan benar-benar menjawab kebutuhan riil di lapangan.
Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, yang hadir dalam pertemuan tersebut memberikan dukungan penuh.
Ia menegaskan komitmen Pemkab Konawe untuk mengoptimalkan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) serta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah agar program ini sukses memberi dampak nyata.
Sebagai tindak lanjut, OJK dan Pemkab Konawe segera menggelar pertemuan lanjutan dengan melibatkan pelaku Industri Jasa Keuangan guna memastikan seluruh teknis pelaksanaan berjalan selaras dan berkelanjutan. (Sri Ariani)











