Ekonomi & Bisnis

Bank Indonesia Sultra Perkuat Sinergi Hadapi Ketidakpastian Global, Fokus pada Digitalisasi dan Industri Hilir

654
×

Bank Indonesia Sultra Perkuat Sinergi Hadapi Ketidakpastian Global, Fokus pada Digitalisasi dan Industri Hilir

Sebarkan artikel ini
Deputi Kepala KPwBI Prov. Sultra, Thathit Suryono.

LENSATIMOR.COM – Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Prov. Sultra) Tahun 2025 yang mengusung tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan” digelar secara hybrid di Aula Wakatobi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara (KPwBI Sultra) Jumat (28/11/2025).

Acara ini menegaskan komitmen Bank Indonesia bersama pemerintah daerah dan stakeholders untuk menjaga stabilitas sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi regional di tengah ketidakpastian global.

Acara ini dihadiri oleh Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sultra, Yuni Nurmalawati, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sultra Herry Asiku, Deputi Kepala Perwakilan BI Sultra Thathit Suryono, serta perwakilan Kepala Daerah, Pimpinan Lembaga, dan Mitra Strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Deputi Kepala KPwBI Prov. Sultra, Thathit Suryono, memaparkan bahwa perekonomian global pada tahun 2025 masih dihantui oleh ketidakpastian, terutama akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mengganggu rantai pasok dunia serta kebijakan tarif dagang AS.

Meskipun demikian, Thathit menyebut bahwa lembaga internasional seperti IMF dan Bank Indonesia masih memproyeksikan pertumbuhan global di kisaran 2,3–3,2% pada tahun 2025.

“Di tengah kondisi tersebut, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang baik,” ujar Thathit.

Pertumbuhan ekonomi nasional didukung oleh konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, dan peningkatan ekspor. Inflasi nasional pun tetap terjaga dalam sasaran.

Ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan berada pada kisaran 4,7–5,5% pada 2025 dan akan terus meningkat pada 2026, didorong oleh sinergi kebijakan fiskal–moneter serta proyek prioritas pemerintah.

Pada tingkat regional, perekonomian Sulawesi Tenggara menunjukkan kinerja yang cemerlang. Pada Triwulan III 2025, ekonomi Sultra tumbuh sebesar 5,65% (yoy), angka ini berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04% (yoy).

Kinerja positif ini didorong utamanya oleh lapangan usaha industri pengolahan berbasis ekspor dan konsumsi rumah tangga yang kuat.

Selain pertumbuhan, stabilitas harga di Sultra juga terjaga. Pada Oktober 2025, inflasi Prov. Sultra kembali masuk pada target sasaran berkat upaya Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan strategi 4K.

Thathit juga menyoroti pesatnya digitalisasi sistem pembayaran; transaksi QRIS tumbuh signifikan hingga mencapai 23,29 juta transaksi dengan jumlah merchant yang terus bertambah.

Melihat ke depan, perekonomian Sulawesi Tenggara pada 2026 diperkirakan tumbuh lebih tinggi.

Pendorong utamanya adalah pertumbuhan sektor pertanian melalui ekstensifikasi lahan, peningkatan kapasitas industri pengolahan logam dasar untuk rantai pasok baterai kendaraan listrik, serta kelanjutan pembangunan kawasan industri strategis.

Bank Indonesia berkomitmen untuk memperkuat kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, serta senantiasa bersinergi dengan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan menjaga inflasi dalam sasaran menuju Indonesia Emas 2045.

Asisten II Setda Provinsi Sultra, Ibu Yuni Nurmalawati, yang membacakan sambutan Gubernur, menyampaikan apresiasi kepada BI Sultra atas sinergi kuat dalam pengendalian inflasi, percepatan pertumbuhan ekonomi, dan digitalisasi daerah.

“Seluruh capaian ini mencerminkan kemitraan strategis yang perlu terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan Sulawesi Tenggara yang semakin maju dan berdaya saing,” kutipnya dari sambutan Gubernur Sultra.

Rangkaian acara PTBI 2025 ditutup dengan penyerahan BI Sultra Award kepada 18 Mitra Strategis KPwBI Sultra yang dinilai aktif bersinergi dan berinovasi dalam memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi daerah selama tahun 2025.

KPwBI Sultra berkomitmen untuk terus memberikan dedikasi terbaik bagi Provinsi Sultra melalui sinergi dan inovasi bersama stakeholders. (Ariani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *