lensatimor.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra genjot edukasi keuangan terhadap masyarakat, kali ini OJK Sultra menyasar masyarakat di kabupaten Konawe Utara khususnya Kecamatan Sawa dan Molawe.
Dalam sambutannya, Asisten Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara, H. Hasran Abu Bakar, menekankan pentingnya literasi keuangan sebagai bekal bagi masyarakat untuk memahami manfaat dan risiko
produk jasa keuangan, serta mampu membedakan antara layanan keuangan yang legal dan ilegal, terutama di tengah meningkatnya kejahatan keuangan berbasis digital.
“Jadi, edukasi keuangan ini sangat penting, sebagai bekal bagi masyarakat untuk memahami manfaat dan risiko
produk jasa keuangan, serta mampu membedakan antara layanan keuangan yang legal dan ilegal, terutama di tengah meningkatnya kejahatan keuangan berbasis digital.” Kata Hasran Abu.
Ia juga menyampaikan bahwa pemanfaatan layanan perbankan digital di masyarakat masih belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat rentan terhadap penipuan serta keterlambatan dalam memperoleh informasi transaksi keuangan secara real time.
“Sebelumnya layanan perbankan digital di masyarakat masih belum optimal. Kondisi ini tentunya menyebabkan sebagian masyarakat rentan terhadap penipuan serta keterlambatan dalam memperoleh informasi transaksi keuangan secara real time.” Imbuhannya.
Sehubungan dengan hal tersebut, kehadiran OJK Provinsi Sulawesi Tenggara melalui kegiatan edukasi, yang diharapkan dapat menjadi sarana diskusi dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penggunaan layanan keuangan, khususnya di era digital.
Masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan, serta mampu mengidentifikasi potensi risiko yang ada.
OJK Provinsi Sulawesi Tenggara juga berkomitmen akan terus memperluas jangkauan program literasi dan edukasi keuangan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan
literasi dan inklusi keuangan masyarakat, sekaligus memperkuat pelindungan konsumen dari berbagai bentuk kejahatan keuangan. (Sri Ariani)











