Ekonomi & Bisnis

Dorong Akses Pembiayaan, OJK Sultra Edukasi Petani Kakao di Konsel

20
×

Dorong Akses Pembiayaan, OJK Sultra Edukasi Petani Kakao di Konsel

Sebarkan artikel ini
OJK Sultra bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar edukasi keuangan sekaligus survei akses keuangan bagi petani kakao.

LENSATIMOR.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat literasi keuangan di sektor pertanian.

Kali ini, OJK Sultra bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar edukasi keuangan sekaligus survei akses keuangan bagi petani kakao.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya pada komoditas kakao yang menjadi andalan di Kabupaten Konawe Selatan.

Kepala OJK Sultra melalui Manajer Madya Pelindungan Konsumen, Edukasi, dan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PEPK dan LMSt), Desiyani Patra Rapang menjelaskan bahwa edukasi ini bertujuan membekali petani dengan pemahaman komprehensif tentang produk dan layanan keuangan formal.

“Melalui kegiatan edukasi, para petani diberikan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha tani, serta berbagai alternatif pembiayaan untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (14/4).

Menurut Desiyani, Konawe Selatan memiliki posisi strategis sebagai salah satu sentra pengembangan kakao di Sulawesi Tenggara.

Oleh karena itu, penguatan literasi keuangan dinilai menjadi langkah krusial agar petani mampu memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.

Tak hanya edukasi, OJK juga melakukan survei akses keuangan terhadap para petani kakao.

Survei ini bertujuan memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan, kebutuhan pembiayaan, hingga berbagai kendala yang dihadapi petani dalam mengakses layanan keuangan formal.

“Hasil survei ini akan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program pembiayaan yang lebih tepat sasaran, adaptif, serta sesuai dengan kebutuhan petani di daerah,” jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, OJK dan Pemkab Konsel berharap akses pembiayaan semakin terbuka, kapasitas usaha meningkat, serta kesejahteraan petani kakao di Sulawesi Tenggara dapat tumbuh secara berkelanjutan. (Ariani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *