Ekonomi & Bisnis

Dorong Kemajuan Digitalisasi, BI Sultra dan Pemprov Hadirkan Ramadan Sultra Fest 2026

120
×

Dorong Kemajuan Digitalisasi, BI Sultra dan Pemprov Hadirkan Ramadan Sultra Fest 2026

Sebarkan artikel ini
Ramadan Sultra Fest 2026 menghadirkan kuliner dari berbagai macam olahan untuk dinikmati pengunjung saat berbuka puasa.

LENSATIMOR.COM – Ramadan Sultra Fest 2026 mewarnai keseruan masyarakat Sulawesi Tenggara dalam menjalankan ibadah puasa.

Ramadan Sultra Fest 2026 tersebut menghadirkan kuliner dari berbagai macam olahan untuk dinikmati pengunjung saat berbuka puasa.

Selain itu, ajang ini juga menjadi bukti digitalisasi bagi para pelaku usaha mikro , kecil dan menengah (UMKM), pasalnya sistem pembayaran di Ramadan Sultra Fest 2026 ini tidak hanya menggunakan uang cash tetapi juga seluruh pedagang menyediakan sistem pembayaran digital berupa kode QR yang terpasang didepan STAN masing masing pemilik UMKM.

Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, mengatakan, festival Ramadan tahun ini sebagai panggung percepatan transaksi non-tunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Seluruh tenant didorong mengadopsi sistem pembayaran digital agar transaksi lebih praktis, aman, dan tercatat rapi.

“Romentum Ramadan ini menjadi waktu yang tepat untuk membiasakan masyarakat dan pelaku usaha bertransaksi secara digital.” Kata Edwin Permadi (4/3/26).

Ia melanjutkan, saat ini pihaknya mendorong UMKM untuk memanfaatkan QRIS. Selain memudahkan pembeli, pencatatan keuangan juga lebih tertib sehingga membantu pengembangan usaha.

“Bank Indonesia tak hanya menghadirkan sistem pembayaran digital, tetapi juga memberi pendampingan langsung agar para pelaku usaha terbiasa menggunakan platform non-tunai.” Imbuhannya

Festival ini merupakan hasil kolaborasi bersama Bank Sultra dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Selain bazar UMKM, kegiatan juga dirangkaikan dengan edukasi ekonomi syariah dan program stabilisasi harga pangan untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Selain itu, BI juga turut membuka layanan penukaran uang rupiah berbasis pendaftaran digital melalui aplikasi PINTAR. Sistem ini dirancang agar proses penukaran menjelang Idulfitri lebih tertib dan efisien, sekaligus mengurangi antrean panjang seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Melalui Ramadan Sultra Fest, digitalisasi tak lagi sekadar jargon. Ia hadir di meja kasir UMKM, di genggaman pembeli, dan menjadi bagian dari transformasi ekonomi daerah. ” Tegasnya

Ia menambahkan, BI berharap kebiasaan bertransaksi digital yang tumbuh selama Ramadan dapat berlanjut dan menjadi fondasi penguatan ekonomi Sulawesi Tenggara ke depan. (Ariani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *